<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>t4nam4n</title>
	<atom:link href="http://dhe2302.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhe2302.wordpress.com</link>
	<description>Mengetahui Tanaman Obat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Mar 2008 09:22:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dhe2302.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>t4nam4n</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dhe2302.wordpress.com/osd.xml" title="t4nam4n" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dhe2302.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ekor Kucing</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/ekor-kucing/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/ekor-kucing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 15:06:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/ekor-kucing/</guid>
		<description><![CDATA[Ekor kucing merupakan tanaman asli dari Hindia Barat. Umumnya ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau taman-taman. Perdu, tumbuh tegak, tinggi 1-3 m. Batang bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, berwarna coklat kehijauan. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak berselingan. Helaian daun berbentuk bulat telur atau lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, penjang 12-20 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=21&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://racik.files.wordpress.com/2007/09/ekorkucing.jpg" title="ekorkucing.jpg"><img src="http://racik.files.wordpress.com/2007/09/ekorkucing.jpg?w=655" alt="ekorkucing.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Ekor kucing merupakan tanaman asli dari Hindia Barat. Umumnya ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau taman-taman.</p>
<p align="justify"><span id="more-21"></span></p>
<p>Perdu, tumbuh tegak, tinggi 1-3 m. Batang bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, berwarna coklat kehijauan. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak berselingan. Helaian daun berbentuk bulat telur atau lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, penjang 12-20 cm, lebar 6-16 cm, berwarna hijau muda. Bunga berkelamin tunggal dalam satu pohon. Bunga betina berkumpul dalam karangan berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun, bentunya bulat panjang berjuntai kebawah, berdiameter 1-1,5 cm, panjang 20-50 cm, berwarna merah. Buahnya bulat, kecil, berambut, berwarna hijau. Biji berbentuk bulat, kecil, berambut, berwarna hijau. Biji berbentuk bulat, kecil, berwarna putih, kotor.</p>
<p>Ekor kucing dapat diperbanyak dengan biji.</p>
<p><b>Sifat dan Khasiat</b><br />
Bunga ekor kucing rasanya manis, kelat, fifatnya sejuk. Bunga ini berkhasiat untuk menghentikan perdarahan (hemostatis) dan peluruh kencing (diuretik). Akar dan daun berkhasiat hemostatis.</p>
<p><b>Kandungan Kimia</b><br />
Daun mengandung acalyphin, flavonoid, saponin dan tanin. Bunga mengandung saponin dan tanin.</p>
<p><b>Bagian yang Digunakan</b><br />
Bagian yang dapat digunakan untuk pengobatan adalah bunga dan daun.</p>
<p><b>Indikasi</b><br />
Bunga digunakan untuk pengobatan:</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<ul>
<li>Disentri, radang usus</li>
<li>Perdarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan</li>
<li>Cacing</li>
<li>Luka bakar, dan</li>
<li>Tukak (ulkus) di kaki</li>
</ul>
<p>daun digunakan untuk pengobatan;</p>
<ul>
<li>Bercak putih dikulit karena kehilangan pigmen (vitiligo)</li>
<li>Disentri, batuk darah (hemoptitis), luka berdarah, dan</li>
<li>Sariawan</li>
</ul>
<p align="justify"> <b>Cara pemakaian.</b><br />
<b>Vitiligo</b><br />
Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran 1/2 ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.</p>
<p><b>Luka Berdarah</b><br />
Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelakan pada luka, lalu balut dengan kain perban.</p>
<p><b>Ludah Berdarah</b><br />
Cuci bunga segar dan pinang secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Selama dikunyah, dapat ditambah sedikit jahe, kencur, dan daun pulai yang masih muda. Telan air kunyahannya dan buang ampasnya. Lakukan beberapa kali sehari.</p>
<p>Giling 30 g bunga segar dan 30 g gula enau sampai halus. Selanjutnya makan campuran tersebut. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.<br />
Sumber: Altas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan dalimartha/Hd</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=21&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/ekor-kucing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://racik.files.wordpress.com/2007/09/ekorkucing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ekorkucing.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tapak Dara</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-dara/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-dara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 14:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa contoh ramuan yang dihimpun dari berbagai sumber. Tapak Dara (Catharanthus roseus L. G. Don) Tanaman yang termasuk dalam famili Apocynaceae ini merupakan jenis tumbuhan dengan berbagai kandungan kimia. Menurut Ir. Winarto, ahli tanaman obat dari Kebun Obat Karyasari, terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada seluruh bagian tanaman tapak dara. Bahkan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=14&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#3366ff">Berikut ini beberapa contoh ramuan yang dihimpun dari berbagai sumber.</font></p>
<p><font color="#3366ff"></font><font color="#3366ff"><b><b>Tapak Dara (Catharanthus roseus L. G. Don)</b></b></font><br />
<img src="http://purwakarta.org/flash/upl/1.jpg" alt="tapakdara" /></p>
<p>Tanaman yang termasuk dalam famili Apocynaceae ini merupakan jenis tumbuhan dengan berbagai kandungan kimia.</p>
<p><span id="more-14"></span></p>
<p>Menurut Ir. Winarto, ahli tanaman obat dari Kebun Obat Karyasari, terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada seluruh bagian tanaman tapak dara. Bahkan di dalam tanaman tapak dara pun terdapat alkaloid antikanker, yaitu komponen aktif vinblastine dan leurocristine (vincristine).</p>
<p>Hanya saja, dijelaskan oleh Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, tapak dara sedikit bersifat toksik. Makanya, penggunaan untuk ramuan obat harus dibatasi.</p>
<p>“Dosisnya cukup lima bunga atau lima lembar daun,” ungkap Endah.<br />
Semua bagian tanaman tapak dara bisa digunakan untuk membuat ramuan obat. Jenis bunga yang biasa digunakan adalah bunga putih karena sifatnya yang lebih dingin atau yin.</p>
<p>Tapak dara yang berbunga merah jarang dimanfaatkan. Namun, bunga merahnya biasa digunakan untuk menghentikan perdarahan.<br />
Inilah beberapa ramuan tapak dara menurut Ir. Winarto dan Endah Lasmadiwati, yang berkhasiat mengatasi beberapa penyakit.</p>
<blockquote><p><b>Diabetes </b><br />
Lima lembar daun tapak dara diseduh dengan satu gelas air mendidih. Diamkan hingga dingin. Kemudian minum.</p>
<p><b>Hipertensi </b><br />
Daun tapak dara kering sebanyak 6-15 gram direbus. Setelah dingin, minum.</p>
<p><b>Leukemia</b><br />
Rebus lima gelas air dengan 15 gram tanaman tapak dara yang telah dicuci bersih di api kecil hingga tersisa 1-2 gelas. Setelah dingin, saring ramuan dan minum beberapa kali hingga habis dalam satu hari.</p>
<p><b>Luka baru</b><br />
Lima lembar daun tapak dara ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada luka baru.</p>
<p><b>Bisul atau bengkak</b><br />
Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak dara. Tempelkan pada bagian yang bengkak atau bisul.</p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=14&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-dara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://purwakarta.org/flash/upl/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tapakdara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kemangi</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/kemangi/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/kemangi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 14:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/kemangi/</guid>
		<description><![CDATA[nama latin : ocinum cannum biasanya dipake buat lalapan kegunaan: 1. Bau badan dan bau keringat daun, biji dan akar kemangi ditumbuk halus, diseduh dengan air panas, disaring, tambah gula aren, minum pagi dan malam 2. Bau mulut, badan lesu lalap daun kemangi (makan mentah daunnya) 3. Panas dalam, sariawan daun segar atau kering secukupnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=20&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ms/thumb/a/af/YosriKemangi.jpg/250px-YosriKemangi.jpg" border="0" /></p>
<p>nama latin : ocinum cannum<br />
<span id="more-20"></span>biasanya dipake buat lalapan</p>
<p>kegunaan:</p>
<p>1. Bau badan dan bau keringat</p>
<p>daun, biji dan akar kemangi ditumbuk halus, diseduh dengan air panas, disaring, tambah gula aren, minum pagi dan malam</p>
<p>2.  Bau mulut, badan lesu</p>
<p>lalap daun kemangi (makan mentah daunnya)</p>
<p>3.  Panas dalam, sariawan</p>
<p>daun segar atau kering secukupnya direbus, minum</p>
<p>4.  Peluruh gas perut, peluruh haid dan peluruh ASI</p>
<p>daun segar atau kering secukupnya direbus, minum</p>
<p>5.  Ejakulasi prematur</p>
<p>minum rebusan kemangi atau makan kemangi secukupnya</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=20&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/kemangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ms/thumb/a/af/YosriKemangi.jpg/250px-YosriKemangi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tapak Liman</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-liman/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-liman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 14:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-liman/</guid>
		<description><![CDATA[Tapak Liman (Elephantophus scaber L.) Menurut Endah Lasmadiwati, tapak liman kerap digunakan oleh ibu hamil pada zaman dulu untuk mempercepat proses kelahiran. Sebab, tapak liman yang merupakan keluarga dari Compositae mempunyai sifat melicinkan. Bahkan beberapa peternak memberikan tapak liman pada sapi yang akan melahirkan. Selain punya efek melicinkan, tapak liman juga bertindak sebagai peluruh kencing, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=19&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Tapak Liman (Elephantophus scaber L.)</b><br />
<img src="http://purwakarta.org/flash/upl/3.jpg" alt="tapakliman" /><br />
Menurut Endah Lasmadiwati, tapak liman kerap digunakan oleh ibu hamil pada zaman dulu untuk mempercepat proses kelahiran. Sebab, tapak liman yang merupakan keluarga dari Compositae mempunyai sifat melicinkan. Bahkan beberapa peternak memberikan tapak liman pada sapi yang akan melahirkan.</p>
<p><span id="more-19"></span>Selain punya efek melicinkan, tapak liman juga bertindak sebagai peluruh kencing, penurun panas, peluruh dahak, antioksidan, dan penambah darah. Tapak liman juga berguna untuk mengatasi cacar air.</p>
<p>Beberapa Ramuan Tapak Liman:</p>
<blockquote><p><b>Kurang darah (anemia)</b><br />
Satu genggam daun tapak liman dicuci hingga bersih. Tumbuk dan tambahkan air matang setengah cangkir. Kocok satu butir kuning telur dengan satu sendok makan madu. Lalu, campurkan kedua bahan tersebut. Minum ramuan satu kali sehari selama satu minggu.</p>
<p><b>Cacar air</b><br />
Temulawak berukuran dua jempol tangan dikupas dan dipotong-potong. Satu jari kencur dikerik, satu jari jahe dan satu jari kunyit dikupas dan dipotong-potong. Dua pohon tapak liman seutuhnya dicuci dan potong-potong. Satu sendok teh asam kawak. Satu sendok makan gula merah disisir halus.<br />
Rebus semua bahan, kecuali gula merah, dengan empat gelas air di api kecil hingga air menyusut sampai setengahnya. Minum ramuan ditambah dengan gula merah, tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.</p>
<p><b>Demam akibat terlalu lelah</b><br />
Rebus satu genggam daun tapak liman, satu genggam pegagan segar, dua jari temulawak yang telah dikupas dan dipotong-potong, satu sendok teh adas manis, dan satu jari pulosari dengan empat gelas air hingga menjadi dua gelas. Minum ramuan setengah gelas, tiga kali sehari.</p>
<p><b>Demam biasa</b><br />
Cuci bersih satu lembar daun pepaya muda, lima lembar daun waru muda, setengah genggam daun sembung kering, dua pohon tapak liman seutuhnya, tiga pohon kecil meniran segar, satu genggam pegagan segar, satu jari pule, dan satu jari kayu manis. Rebus semua bahan dengan empat gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas.</p>
<p><b>Keputihan</b><br />
Satu pohon tapak liman segar seutuhnya dicuci bersih dan dipotong-potong. Ambil seperempat genggam sambiloto, seperempat genggam meniran, tiga lembar daun sirih, satu jari kunyit, dan satu jari temu kunci.<br />
Rebus semua bahan dengan empat gelas air sampai menyusut setengahnya. Minum tiga kali sehari dengan dosis setengah gelas.</p>
<p><b>Nyeri haid</b><br />
Satu pohon tapak liman seutuhnya dicuci bersih dan dipotong-potong. Potong-potong dua jari temulawak, satu genggam daun sambang colok, satu sendok teh asam lama, satu jari kunyit, dan sisir halus satu sendok makan gula merah.<br />
Rebus semua bahan dalam empat gelas air di api kecil hingga menjadi setengahnya. Minum tiga kali sehari sebanyak setengah gelas.</p>
<p><b>Memperbesar payudara</b><br />
Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak liman, satu genggam daun hareuga, dan satu buah pinang muda. Balurkan ramuan pada payudara, kecuali di bagian puting.</p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=19&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-liman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://purwakarta.org/flash/upl/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tapakliman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tapak Kuda</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-kuda/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-kuda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 14:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-kuda/</guid>
		<description><![CDATA[Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae L. Sweet.) Tidak banyak literatur yang menjelaskan dengan rinci mengenai tanaman ini. Tapak kuda yang merupakan famili Convolvulaceae ini sebenarnya digunakan sebagai tanaman obat sejak zaman dulu kala. Di beberapa negara, tapak kuda atau disebut juga beach morning glory, digunakan untuk mengatasi peradangan dan mengatasi rasa sakit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=18&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae L. Sweet.)</b><br />
<img src="http://purwakarta.org/flash/upl/2.jpg" alt="tapakkuda" /><br />
Tidak banyak literatur yang menjelaskan dengan rinci mengenai tanaman ini. Tapak kuda yang merupakan famili Convolvulaceae ini sebenarnya digunakan sebagai tanaman obat sejak zaman dulu kala.</p>
<p><span id="more-18"></span></p>
<p>Di beberapa negara, tapak kuda atau disebut juga beach morning glory, digunakan untuk mengatasi peradangan dan mengatasi rasa sakit.</p>
<p>Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tapak kuda mengandung glochidone, asam betulinic, alfa dan beta amyrin asetat, serta isoquercitrin. Pada tanaman tersebut juga terdapat antinociceptive, yang berguna mengatasi rasa sakit berlebihan.</p>
<p>Antinociceptive akan beraksi seperti hidroalkoholik, yang mampu mengurangi rasa sakit. Dengan kandungan tersebut, tapak kuda kerap digunakan untuk meredakan nyeri persendian atau pegal otot. Selain itu, tanaman ini juga digunakan sebagai pereda sakit gigi dan pembengkakan gusi.</p>
<p>Beberapa Ramuan Tapak Kuda:</p>
<blockquote><p><b>Rematik</b><br />
45 gram tanaman tapak kuda segar direbus dengan arak ketan dan air dalam jumlah yang sama. Setelah itu dinginkan dan minum.</p>
<p><b>Sakit gigi</b><br />
45 gram akar tapak kuda kering direbus dengan air. Dinginkan dan minum.</p>
<p><b>Bisul atau eksem</b><br />
Lumatkan daun tapak kuda segar. Balurkan pada bisul, eksem, atau tempat yang sakit. Cara lain: rebus daun tapak kuda segar, lalu gunakan airnya untuk mencuci bagian yang sakit.</p>
<p>Catatan: tanaman ini tidak diperkenankan digunakan untuk perempuan hamil.</p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=18&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/30/tapak-kuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://purwakarta.org/flash/upl/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tapakkuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apem Singkong</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/apem-singkong/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/apem-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 06:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Resep makanan ringan dari singkong BAHAN : 800 gram singkong parut lalu tiriskan 100 gram gula pasir 100 gram gula merah, disisir halus 100 ml air 1/2 sendok teh garam 3 sendok makan tepung terigu 2 sendok makan ragi instant 1/2 butir kelapa muda parut kasar 1/4 sendok teh garam 1 lembar daun pandan 3 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=11&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#cc0000" face="Verdana" size="2"><b>Resep makanan ringan dari singkong</b></font></p>
<p><font face="Arial" size="2"> 						<img src="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=8" align="left" width="200" /></p>
<p></font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><b><font color="#339966">BAHAN :</font></b></p>
<p></font></p>
<ul>
<li><font face="Arial" size="2">800 gram singkong parut lalu tiriskan</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">100 gram gula pasir </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">100 gram gula merah, disisir halus </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">100 ml air</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">1/2 sendok teh garam </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">3 sendok makan tepung terigu </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">2 sendok makan ragi instant</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">1/2 butir kelapa muda parut kasar</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">1/4 sendok teh garam</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">1 lembar daun pandan</font></li>
<li><font face="Arial" size="2">3 lembar daun pisang dibuat</font><font size="2"><font face="Arial"> </font></font>mangkuk kecil</li>
</ul>
<p><span id="more-11"></span><font face="Arial" size="2"><b><font color="#339966">CARA MEMBUAT : </font></b></p>
<p></font></p>
<ol>
<li><font face="Arial" size="2">1.	Rebus gula pasir, gula merah, air dan garam lalu saring dan dinginkan.  </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">2.	Aduk singkong, air gula, tepung terigu, ragi instan lalu diamkan 1 jam hingga mengembang.  </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">3.	Tuangkan ke dalam mangkuk daun pisang lalu kukus selama 20 menit. Kukus kelapa, daun pandan, dan garam selama 10 menit.  </font></li>
<li><font face="Arial" size="2">4.	Keluarkan apem dari mangkuk daun lalu sajikan dengan kelapa parut.</font></li>
</ol>
<p><font face="Arial" size="2"></p>
<p>Kripik Singkong Manis</p>
<p>BAHAN :</p>
<p>1.	100 gram mentega</p>
<p>2.	300 gram singkong parut</p>
<p>3.	250 gram tepung terigu</p>
<p>4.	100 gram tepung kanji</p>
<p>5.	100 gram gula halus</p>
<p>6.	1 butir telur</p>
<p>7.	1/4 sendok teh garam</p>
<p>8.	minyak untuk menggoreng</p>
<p>CARA MEMBUAT :</p>
<p>Aduk semua bahan hingga kalis. Tipiskan adonan lalu potong 2 x 4 cm.</p>
<p>Pilin bagian tengah kue lalu goreng sampai kering dan renyah.</p>
<p>untuk 500 gram</p>
<p>Sup Bola Singkong</p>
<p>Bahan I:</p>
<p>Sup sosis</p>
<p>Bahan II:</p>
<p>250 gr singkong, parut kasar</p>
<p>300 ml minyak goreng</p>
<p>Bahan III ( haluskan ):</p>
<p>3 siung bawang putih</p>
<p>3 cm kunyit</p>
<p>1 cm kencur</p>
<p>1 1/2 sendok the garam</p>
<p>1 sendok teh gula pasir</p>
<p>Cara Membuat:</p>
<p>1.	Campur singkong dan bahan III, aduk hingga rata kemudian kukus selama 10 menit.</p>
<p>2.	Ambil 1 sendok teh singkong yang telah dikukus kemudian bulatkan.</p>
<p>3.	Panaskan minyak goreng, goreng singkong hingga kering , renyah dan berwarna kecokelatan, angkat, tiriskan.</p>
<p>4.	Panaskan sup sosis, tuang sup sosis ke dalam mangkuk kecil, beri 6 buah bola singkong. Sajikan hangat.</p>
<p>Untuk 4 porsi</p>
<p>Wingko Singkong</p>
<p>BAHAN :</p>
<p>Kelapa muda 1 butir</p>
<p>Singkong 500 gram</p>
<p>Garam � sendok the</p>
<p>Gula pasir 150 gram</p>
<p>Telur 1 butir</p>
<p>Vanili � sendok the</p>
<p>CARA</p>
<p>�	Parut singkong, campurkan kelapa, garam, gula pasir, vanill, remas-remas sampai lumer</p>
<p>�	Ambil loyang, beri daun, lalu singkong tersebut dikukus sampai matang</p>
<p>�	Kalau sudah matang atasnya diberi kuning telur (dioles) kemudian dioven sampai kering</p>
<p></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><br />
<i>&#8220;Sumber :</i></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><i>Humas&#8221;</i></font><i></p>
<p></i></p>
<p><font face="Arial" size="2"></p>
<p></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=11&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/apem-singkong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=8" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Guna Mahkota Dewa</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/guna-mahkota-dewa/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/guna-mahkota-dewa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 06:34:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan 1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Mahkota Dewa Obat Alami ( Dikutip dari berbagai sumber ) Apa manfaat terhadap kesehatan ? Mahkota dewa merupakan tanaman perdu yang batang, daun, dan buahnya sangat ampuh untuk menaklukkan berbagai penyakit karena mengandung antioksidan yang tinggi, namun bijinya sangat beracun Tanaman ini merupakan tanaman obat yang sedang popular karena daun dan buahnya dianggap mampu menyembuhkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=8&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font color="#3366ff" face="Verdana" size="2">Mahkota Dewa Obat Alami</font><font color="#3366ff">                                        	   	</font></b></p>
<p><b><font color="#3366ff"></font></b><font face="Arial" size="2"> 						<img src="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=6" align="left" width="200" /></font></p>
<p><font face="Arial" size="2">( Dikutip dari berbagai sumber )</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Apa manfaat terhadap kesehatan ?</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mahkota dewa merupakan tanaman perdu yang batang, daun, dan buahnya sangat ampuh untuk menaklukkan berbagai penyakit karena mengandung antioksidan yang tinggi, namun bijinya sangat beracun</font></p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tanaman ini merupakan tanaman obat yang sedang popular karena daun dan buahnya dianggap mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Misalnya penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, lever, kanker, sakit jantung, kencing manis, asam urat, reumatik, sakit ginjal, alergi, berbagai macam penyakit kulit, mengatasi ketergantungan obat, insomnia, paru-paru, sirosis hati, meningkatkan stamina dan ketahanan terhadap influenza.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dalam daun dan kulit buah makuto dewo terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Untuk mengolahnya jadi obat pun sangat gampang. Cuma dengan menyeduh �teh racik� terbuat dari kulit dan daging buah, cangkang buah, atau daunnya, bahan obat alami ini pun siap dipakai. Kalau enggak menghendaki rasa pahitnya, kita bisa sedikit bersusah payah mengolahnya menjadi ramuan instan. Rasanya ditanggung lebih sedap tanpa mengurangi khasiat.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sampai saat ini, setidaknya baru dr. Regina Sumastuti dari Jurusan Farmakologi, Universitas Gadjah Mada yang telah menelitinya. Itu pun masih terbatas pada pengujian terhadap efek antihistamin atau antialergi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Selama ini daun dan buah mahkota dewa dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai obat penyakit kulit, gatal-gatal, dan eksim. Penyakit tersebut ditandai dengan gejala gatal-gatal, pertanda adanya alergi terhadap agen tertentu yang mendorong sel-sel tubuh mengeluarkan histamin.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Soal kemampuan melawan penyakit kulit ini Sumastuti sudah membuktikannya. Dari penelitian secara in vitro menggunakan usus halus marmot, diketahui, memang benar daun dan buah mahkota dewa mempunyai efek antihistamin. Artinya, tanaman tersebut secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya sebagai obat gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, eksim, dan penyakit lain akibat alergi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bagaimana ara pemanfaatannya ?.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Buah mahkota dewa merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat alami, di samping daun dan batang. Dari ketiga bagiannya, yakni kulit dan daging buah, cangkang (batok biji), serta biji, yang dimanfaatkan umumnya kulit dan daging buah serta cangkangnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam keadaan segar.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Cangkangnya memiliki rasa sepet-sepet pahit, lebih pahit dari kulit dan daging buah. Bagian ini juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung karena dapat mengakibatkan mabuk, pusing, bahkan pingsan. Namun, setelah diolah, bagian ini lebih mujarab ketimbang kulit dan daging buah. Bagian ini dapat mengobati penyakit berat macam kanker payudara, kanker rahim, sakit paru-paru, dan sirosis hati.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Ada alasan mengapa biji mahkota dewa tidak dikonsumsi. �Bijinya sangat beracun. Kalau mengunyahnya, kita bisa muntah-muntah dan lidah mati rasa,�. Karenanya, bagian ini cuma digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sudah tentu untuk menjadikan daging buah atau cangkangnya sebagai obat, perlu pengolahan terlebih dulu. Bisa dijadikan buah kering, teh racik, atau ramuan instan. Namun, yang sering dilakukan adalah dengan menjadikannya teh racik dan ramuan instan.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bagian lain yang bisa dijadikan obat adalah batang dan daun. Batang mahkota dewa secara empiris bisa mengobati kanker tulang. Sedangkan daunnya bisa menyembuhkan lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Cara memanfaatkan daun adalah dengan merebus dan meminum airnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Jangan kaget. Begitu minum ramuan mahkota dewa, kita segera merasakan serangan kantuk. Efek ini normal. Efek lainnya adalah mabuk. Untuk menghilangkan efek ini dianjurkan untuk minum air lebih banyak. Untuk konsumsi selanjutnya, takaran mahkota dewa perlu dikurangi. Jika masih tetap mabuk, sebaiknya untuk sementara hentikan dulu. Dalam proses menyembuhkan penyakit dalam atau penyakit serius macam kanker rahim, setelah pasien mengonsumsi seduhan mahkota dewa badannya bisa merasakan panas-dingin, bahkan kadang kala mengeluarkan gumpalan darah berbau busuk. �Ini merupakan proses pembersihan penyakit,�</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Penggunaannya bisa dalam bentuk ramuan tunggal bisa pula ramuan campuran. �Pencampuran dengan tumbuhan obat lain dimaksudkan untuk memperkuat khasiatnya dan menetralisir racun. Juga untuk mengurangi rasa tidak enaknya,� Upaya penyembuhan menggunakan ramuan mahkota dewa, tidak bisa cepat membuahkan hasil. Pengobatannya perlu dilakukan beberapa kali. Bahkan untuk penyakit berat yang kronis perlu waktu lama. Yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaannya mesti tidak melebihi yang dianjurkan. Kalau takarannya berlebih, pengaruh yang tidak diinginkan bisa muncul.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mesti diingat, wanita hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. juga telah membuktikan mahkota dewa mampu berperan seperti oxytosin atau sintosinon yang dapat memacu kerja otot rahim sehingga memperlancar proses persalinan. Ini bisa membahayakan kehamilan yang masih muda.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Resep untuk Menjinakkan Kanker</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Pada orang dewasa, untuk mengobati kanker (payudara atau rahim) yang tidak terlalu parah atau sekadar upaya pencegahan, cukup gunakan satu sendok makan ramuan instan yang diseduh dengan segelas air minum. Minum sehari dua kali, pagi dan sore hari.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bila penyakitnya serius, perlu ramuan campuran teh racik mahkota dewa dan kunyit putih instan. Caranya, kita rebus satu sendok teh teh racik mahkota dewa dalam tiga gelas air hingga airnya tinggal setengahnya. Lalu, tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Ramuan ini diminum tiga kali sehari.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Untuk penyakit yang sangat serius dosis ini dibuat dua kali lipat atau sampai satu sendok makan teh racik mahkota dewa. Pengobatan ini memerlukan waktu 3 &#8211; 6 bulan. Setelah pasien merasa sembuh ramuan tetap dikonsumsi dengan takaran dikurangi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mengendalikan diabetes</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Untuk mencegah atau mengobati penyakit diabetes yang tidak terlalu serius diperlukan 3 &#8211; 5 potong teh racik mahkota dewa yang direbus dalam tiga gelas air bersama tiga lembar daun salam. Perebusan dilakukan hingga air tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum tiga hari sampai seminggu sekali. Sedangkan untuk mengobati diabetes parah kita merebus dengan cara yang sama: sesendok teh racik mahkota dewa dan tiga lembar daun salam. Ramuan diminum tiga kali sehari.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Siapa saja yang sudah berhasil sembuh berkat mahkota dewa ?</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, yang menekuni pengobatan dengan mahkota dewa, ada 26 orang yang mengakui keampuhannya atau ditulis berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Di antara mereka adalah Tuti Ariestyani Winata, yang setelah menjalani operasi pengangkatan kista di rahim, mengalami kemunduran kondisi tubuh. Badannya kurus, perutnya membuncit seperti sedang hamil tua, jari-jari kakinya menggemuk, tekanan darahnya naik-turun, dan Hb-nya sangat rendah.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Beberapa dokter yang dikunjunginya memberikan diagnosis berbeda. Ada yang mendiagnosisnya menderita kanker hati, sirosis hati, dan ada pula yang menyatakan dia menderita hepatitis kronis. Tak kunjung memperoleh kepastian penyakit yang dideritanya, atas saran Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah enam bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya membaik kembali.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker di payudara kanannya setelah menjalani operasi dua kali lagi untuk membersihkan kanker di payudara kirinya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasakan sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parlan di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Ully Sigar Rusadi. Penyanyi yang juga kakak kandung pemain sinetron dan penyanyi kenamaan, Paramitha Rusadi, baru-baru ini datang ke Lombok untuk melakukan promosi gerakan cinta lingkungan yang di dalamnya mengajak warga masyarakat untuk mau menanam pohon. Untuk misi ini, Ully ternyata sudah membawa 150 pohon mahkota dewa untuk ditanam di Taman Udayana Mataram.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dengan mengkonsumsi tanaman obat mahkota dewa, ia mengaku staminanya selalu terjaga. &#8220;Mahkota dewa selain baik untuk obat penurun kolesterol juga berfungsi sebagai obat kuat,&#8221; jelasnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Rahardja Pandutama Jl. Kartanegara I / 48 Jember, beliau adalah seorang karyawan yang sudah berusia lanjut, umur saya 77 tahun. Saya memiliki 2 macam keluhan, yuitu sakit pada pinggang yang sudah kurang lebih 10 tahun dan kram pada betis kaki yang kambuh pada malam hari sekitar jam 1-2 tengah malam, kadang kaki kiri dan kadang yang kanan, kira-kira sudah sejak 2 tahun.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Beliau sudah berobat ke beberapa dokter tetapi hasilnya belum memuaskan. Setelah mencoba minum &#8216;MAHKOTA DEWA NUSANTARA&#8217; habis 2 botol ternyata kram-kram pada betisnya hilang sama sekali dan tidak kambuh lagi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sakit pada pinggang memang belum sembuh total, tetapi sudah banyak berkurang daripada sebelum minum.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mi&#8217;rati/B. Sunarni, Perum Bumi Mangli Permai BB 11, Jember, Telp. (0331) 484470. Sebelum minum &#8220;MAHKOTA DEWA NUSANTARA&#8221; tekanan darah tingginya sering kambuh dan kulit tubuh terutama dibagian kepala sering bersisik dan bahkan sampai mengelupas (sudah terjadi selama � 10 tahun). Namun setelah minum &#8220;MAHKOTA DEWA NUSANTARA&#8221; semuanya menjadi normal kembali.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Florentina S, Orang Tua Yoga, Tel. (0311) 540143, anaknya bernama Pascalis Yoga PP (umur 10 tahun) sejak umur 7 tahun sakit gatal-gatal/exim basah. Menjalani pengobatan ke dokter spesialis kulit, diberi salep dan obat minum. Setelah minum obat dan diberi salep, eximnya kering. Namun tidak lama kemudian jika makan ikan, daging ayam potong, chiki dan sebangsanya, exim tersebut kambuh lagi. Begitu seterusnya. Setelah dicoba diberikan &#8216;MAHKOTA DEWA NUSANTARA&#8217; dan dalam jangka waktu 1 minggu kulit kering, dan jika makan daging ayam atau chiki, langsung diberi minum &#8216;MAHKOTA DEWA NUSANTARA&#8217; dan tidak gatal dan berair lagi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain. Sayangnya, yang tidak berhasil tidak pernah terungkap, sehingga tidak bisa diketahui penyakit apa yang tidak mampu dilawan tanaman berbuah merah menyala ini.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dari mana mahkota dewa ?</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Mahkota dewa dikenal juga sebagai beluntas cina atau daun dewa di Sumatera, atau tegel kio di jawa., Khasiat tanaman dan pengobatannya sudah dikenal puluhan tahun</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">lalu khususnya di negara China, yang penduduk sana menyebutnya dengan nama shian tao. Dalam bentuk ramuan obat gajin, daun mahkota dewa berkhasiat sebagai obat anti radang, penurun panas, penghilang rasa sakit, pembersih darah dan mampu menghambat pembekuan darah.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Selain di China, di Indonesia pada awalnya tanaman ini terdapat di Papua. Tetapi masyarakat lokal tidak menganggapnya sebagai tanaman berkhasiat karena ditakuti mengandung racun sehingga tanaman ini banyak dibiarkan berkembang sebagai tanaman liar setara dengan gulma lainnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Itulah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Untuk memenuhi keburuhan masyarakat akan mahkota dewa yang biasanya ingin serba praktis, maka Ning Haryanto (47) merintis perusahaan PT MAHKOTA DEWA INDONESIA, Kantornya di bilangan Jalan Gaharu, Rawa Badak, Jakarta Utara.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Perusahaan ini berdiri tanggal 1 Januari 2003, atau empat tahun setelah tanaman mahkota dewanya berproduksi, bahkan Klinik Tradisional Mahkota Dewa sudah berdiri bulan November 2002.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Apa yang terkandung dalam mahkota dewa ?</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dari penelitian diperoleh data bahwa daun dan kulit mahkota dewa mengandung alkaloid, saponin, flanoida, minyak atsiri, dan tanin. DR Regina Sumastuti, farmakolog dari Fakultas Kedokteran UGM menemukan kandungan zat kimia antara lain zat antihistamin yang mampu mencegah alergi. Di samping tanaman ini bersifat sebagai axytosin dan sintosinon yang merangsang kerja otot rahim yang memudahkan proses melahirkan selama persalinan.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Buah Mahkota Dewa mengandung zat-zat aktif seperti :</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">�	Alkaloid berfungsi sebagai detoksifikasi yang dapat menetralisir racun-racun di dalam tubuh.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">�	Saponin</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	menjadi sumber anti-bakteri dan anti-virus</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	meningkatkan sistem kekebalan tubuh</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	meningkatkan vitalitas</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	mengurangi kadar gula dalam darah</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	mengurangi penggumpalan darah</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">�	Flavanoid</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	mengandung anti-inflamasi (anti-radang)</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	berfungsi sebagai anti-oksidan</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">o	membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">�	Polifenol berfungsi sebagai anti-histamin (anti-alergi)</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Bagaimana menanam mahkota dewa ?</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Pohon Mahkota Dewa dibudidayakan sebagai tanaman hias / tanaman peneduh. Pohonnya kecil dengan tinggi mencapai 1,5 &#8211; 3 meter, merupakan tanaman perdu, mempunyai buah yang menarik karena warnanya merah menyala, menempel dari batang utama hingga ke ranting-rantingnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tak sedikit yang mencoba menanamnya di pekarangan rumah. Bahkan, ada yang memanfaatkan peluang usaha untuk membudidayakan dan mengolahnya menjadi produk ramuan obat tradisional atau jamu dengan berbagai bentuk.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Masa produksi 10 &#8211; 20 tahun. Buah mahkota dewa berbentuk bulat, dengan ukuran bervariasi mulai sebesar bola pingpong sampai buah apel. Bagian tanaman yang biasa digunakan sebagai bahan obat adalah daun dan buahnya. Tanaman mahkota dewa biasa tumbuh di ketinggian 10 &#8211; 1.200 m dpl (di atas permukaan laut) dengan lokasi optimal 10 &#8211; 1.000 m dpl.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Perbanyakan tanaman menggunakan biji dari buah yang sudah matang. Cara penyemaian biji bisa dilakukan menggunakan media tanam berupa sekam bakar yang dicampur dengan pupuk kandang (kompos). Selama proses pesemaian dilakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sekitar 10 &#8211; 14 hari setelah penyemaian, mulai terlihat pertumbuhan daun. Bibit dipindahkan ke media penanaman pada umur 2 bulan atau dimana tanaman telah mencapai ketinggian 10 &#8211; 15 cm.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Media penanaman bisa menggunakan pot atau ditanam di tanah pekarangan. Pot berukuran diameter 30 cm dan tinggi 40 cm, bisa terbuat dari tanah, plastik, kayu atau kaleng. Media tanam dalam pot sebaiknya campuran tanah, kompos, pasir/sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tanaman ini membutuhkan banyak air selama hidupnya.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Tanaman berbunga pertama kali yang menjadi buah pada umur 10-12 bulan. Buah akan matang dan siap dipanen dalam waktu 2 bulan. Buah yang matang akan berwarna merah.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Meski penanamannya bisa di dalam pot atau langsung di tanah, pertumbuhannya akan lebih baik bila ditanam di tanah. Yang berasal dari cangkokan, mestinya berbuah lebih cepat.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Kecuali dengan cangkokan atau melalui biji, mahkota dewa juga dapat diperbanyak dengan teknik okulasi.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><br />
<i>&#8220;Sumber :</i></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><i>Humas&#8221;</i></font><i></p>
<p></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=8&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/guna-mahkota-dewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=6" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Maag..</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/maag/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/maag/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 06:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan 1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/maag/</guid>
		<description><![CDATA[Tumbuhan Pelawan Maag Banyak sebab atau tanda untuk mengatakan orang terkena maag. Salah satunya adalah radang lambung ( Gastritis ). Radang lambung lebih dikenal dengan sebutan penyakit maag. Pada penderita radang lambung atau maag dijumpai adanya suatu iritasi atau infeksi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah dan berparut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=10&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#cc0000" face="Verdana" size="2"><b>Tumbuhan Pelawan Maag</b></font>                                        	   	<font face="Arial" size="2"> 						<img src="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=13" align="left" width="200" /></p>
<p>Banyak sebab atau tanda untuk mengatakan orang terkena maag. Salah satunya adalah radang lambung ( Gastritis ). Radang lambung lebih dikenal dengan sebutan penyakit maag. Pada penderita radang lambung atau maag dijumpai adanya suatu iritasi atau infeksi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah dan berparut atau luka. Selain luka pada dinding lambung, juga luka pada usus 12 jari.</font></p>
<p><span id="more-10"></span><font face="Arial" size="2"></p>
<p>Radang lambung dapat menyerang setiap orang dengan segala usia. Radang lambung dapat menimbulkan pendarahan (hemorrhagic gastritis) sehingga banyak darah yang keluar dan berkumpul di lambung, penderita akan muntah yang mengandung darah yang berwarna cokelat seperti kopi.</p>
<p>Pada penderita radang lambung akut, sering mengeluhkan adanya suatu gejala dengan perasaan lambung tak enak, kram perut, indigesti, nafsu makan berkurang, mual dan muntah. Gejala-gejala tersebut akan berlangsung dalam beberapa jam hingga beberapa hari.</p>
<p>Sedangkan pada penderita radang lambung kronis mempunyai gejala yang sama atau rasa tak nyaman yang ringan. Sering kali gejala tersebut menjadi samar-samar, seperti tidak toleran terhadap makanan berlemak atau pedas. Bahkan bisa saja bila terjadi serangan ringan akan dapat diatasi dengan makan.</p>
<p>Lambung memiliki sel-sel yang memproduksi asam lambung (hydrochloric acid) dan pepsin (hormon pencernaan). Sejalan dengan gerakan lambung, zat-zat ini ikut menghancurkan dan menyiapkan makanan untuk dapat dicerna ke dalam tahap selanjutnya.</p>
<p>Secara umum radang lambung dapat disebabkan oleh beberapa factor, di antaranya :</p>
<p>�	Adanya stres dan tekanan emosional yang berlebihan pada seseorang</p>
<p>�	Adanya asam lambung dan pepsin yang berlebihan</p>
<p>� Mukosa (selaput lendir) lambung tak tahan terhadap asam lambung dan pepsin yang berlebihan karena menurunnya kemampuan fungsi mukosa lambung tersebut.</p>
<p>�	Waktu makan yang tak teratur, sering terlambat makan, atau sering makan berlebihan</p>
<p>�	Terlalu banyak makanan yang pedas, asam, minuman beralkohol, obat-obatan tertentu dengan dosis tinggi.</p>
<p>� Infeksi bakteri/virus terutama Helicobacter pylori, anemia, penyakit ginjal, diabetes, serta substansi-substansi yang mengiritasi seperti obat-obatan, alkohol, rokok dan sebagainya.</p>
<p>� Obat-obatan seperti, aspirin dan golongan AntiInflamasi Non Steroid (AINS) yang biasanya dikonsumsi untuk menghilangkan rasa sakit/nyeri dan rematik/radang persendian. Aspirin dapat menurunkan substansi pelindung dalam lambung yaitu prostaglandin. Obat-obat ini tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu pendek.</p>
<p>�	Bahan korosif (asam dan basa kuat).</p>
<p>�	Alkohol dan bahan kimia lainnya dapat mengakibatkan peradangan dan perlukaan pada lambung.</p>
<p>�	Mengonsumsi alkohol yang sekali-sekali tidak menimbulkan kerusakan lambung, tapi dapat meningkatkan sekresi asam lambung.</p>
<p>Gejala</p>
<p>Secara umum penyakit radang lambung mempunyai beberapa gejala yaitu :</p>
<p>�	Mual dan sering muntah</p>
<p>�	Perut terasa nyeri, pedih (kembung dan sesak) pada bagian atas perut (ulu hati).</p>
<p>�	Nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin.</p>
<p>�	Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar</p>
<p>�	Sulit untuk tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut)</p>
<p>�	Kepala terasa pusing.</p>
<p>�	Pada radang lambung dapat terjadi pendarahan.</p>
<p>� Juga perdarahan pada saluran cerna berupa muntah darah (Hematemesis) dan buang air besar dengan darah (melena) atau bisa tanpa adanya keluhan.</p>
<p>Bagaimana cara menghindari agar sakit maag tidak datang? Berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan :</p>
<p>�	Hindari stres dan bekerja terlalu berat</p>
<p>�	Konsumsi makanan yang ringan dan lunak. Jangan sampai terlambat makan dan hindari makan berlebihan</p>
<p>� Hindari makan yang pedas, asam, keras dan lain-lain yang dapat mempengaruhi radang lambung seperti alkohol, kopi, mie, ketan, kangkung, kol, daun singkong, seledri, durian, nanas, nangka, salak, pisang ambon, sofdrink (minuman yang banyak mengandung gas), dan lain-lain.</p>
<p>�	Usahakan buang air besar secara teratur</p>
<p>�	Kurangi makanan yang bisa membentuk gas sehingga mengakibatkan perut kembung, seperti ubi dan nangka.</p>
<p>�	Olah raga teratur.</p>
<p>�	Konsumsi makanan seimbang dan kaya serat.</p>
<p>�	Banyak minum air putih.</p>
<p>�	Hindari merokok, dan kafein.</p>
<p>�	Menerapkan pola makan dan tidur yang teratur.</p>
<p>�	Jika memungkinkan, hindari pemakaian obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung.</p>
<p>Pengobatan setelah menderita sakit maag.</p>
<p>Penanganan Gastritis yang utama adalah dengan menghilangkan penyebabnya. Misalnya, untuk beberapa tipe gastritis, mengurangi asam lambung dengan mengonsumsi obat akan sangat membantu. Antibiotik untuk infeksi. Jika disebabkan oleh alkohol, AINS dan aspirin, maka konsumsinya harus dikurangi hingga dihentikan.</p>
<p>Selain itu, langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. Munggunakan obat-obatan yang ditujukan untuk mengatur sekresi asam lambung, berupa Antagonis reseptor H2 (ranitidine, cimetidine), inhibitor pompa proton (omeprazole), antikolinergik, antasida, sukralfat dan prostaglandin.</p>
<p>2. Sebagai langkah awal dengan mengkonsumsi makanan lunak dalam porsi yang kecil-kecil, berhenti mengonsumsi makanan yang pedas dan asam, dan berhenti merokok serta minuman beralkohol. Jika memang diperlukan, kita dapat meminum antasida sekitar setengah jam sebelum makan atau sewaktu makan. Namun bila keluhan pada ulu hati tetap terjadi, secepatnya harus diperiksakan lebih lanjut ke dokter.</p>
<p>3. Intervensi dini terhadap sakit maag yaitu dengan mengonsumsi obat yang bisa menetralkan atau menghambat produksi yang berlebihan dari asam lambung (jenis antasid). Bisa juga diberikan obat yang memperbaiki motilitas lambung. Apabila setelah dua minggu obat yang diberikan tidak bermanfaat, biasanya dokter akan memeriksa dengan peralatan khusus.</p>
<p>4. Obat maag yang diberikan dokter memang bukan untuk menyembuhkan sakit maag, tetapi untuk menetralkan asam lambung yang berlebihan. Jadi hanya untuk meringankan gejala saja. Pendapat yang mengatakan obat maag tidak dapat menyembuhkan sakit maag sebetulnya ada benarnya juga.</p>
<p>5. Yang dapat menyembuhkan sakit maag adalah jika dapat mengatur agar produksi asam lambung terkontrol kembali sehingga tidak berlebihan, yaitu dengan menghilangkan stres dan makan dengan teratur. Jika sudah dapat mengendalikan produksi asam lambung, Insya Allah tidak akan lagi memerlukan obat-obat maag. Tetapi selama dalam proses penyembuhan, tetaplah makan obat seperti yang disarankan dokter.</p>
<p>6. Hindari makanan yang sulit dan susah dicerna pada saat-saat pertama serangan maag, berikan istirahat pada lambung dan pilihan utama minumlah liguid saja. Seperti air dan susu kemudian tambahkan dengan makanan lunak perlahan-lahan seperti sereal, pisang, nasi, kentang dan roti serta hindari makanan yang pedas dan asam.</p>
<p>7. Sementara itu, untuk meredakan rasa sakit akibat penyakit ini, penderita bisa mengonsumsi obat sakit maag yang biasanya mengandung antasida. Obat ini berguna untuk menetralisir asam lambung.</p>
<p>8.	Minum obat/ramuan secara teratur.</p>
<p>Mengendalikan maag dengan tumbuhan</p>
<p>Kecuali obat-obatan menurut resep dokter, tumbuhan obat di bawah ini dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung. Antara lain ditujukan untuk mengurangi peradangan dan infeksi, memperkuat dinding mukosa lambung, dan mengurangi kepekaan dinding lambung, memperbaiki fungsi kelenjar-kelenjar lambung dan pencernaan secara umum.</p>
<p>Tumbuhan tersebut antara lain :</p>
<p>1.	Adas ( buah )</p>
<p>2.	Akar Manis ( akar )</p>
<p>3.	Daruju ( akar )</p>
<p>4.	Jaringao ( rimpang )</p>
<p>5.	Kelembak ( akar )</p>
<p>6.	Komfrei ( daun )</p>
<p>7.	Kunci Pepet ( rimpang )</p>
<p>8.	Kunyit ( rimpang )</p>
<p>9.	Lidah Buaya ( daun )</p>
<p>10.	Pisang Batu ( buah )</p>
<p>11.	Pulutan ( akar )</p>
<p>12.	Putri Malu ( seluruh bagian tanaman )</p>
<p>13.	Sambilata ( daun )</p>
<p>14.	Sereh ( seluruh bagian tanaman )</p>
<p>15.	Temu Lawak ( rimpang )</p>
<p>Cara pemakaian :</p>
<p>1.	Adas ( Foeniculum vulgare L )</p>
<p>Buah Adas 2 gram, Rimpang Lengkuas segar 3 gram, Kedawung yang telah disangrai 7 biji, Rimpang Jaringao sedikit, Air 110 ml, Dibuat infuse dan kemudian diminum. Dewasa 2 kali sehari, pagi dan sore, sekali minum 100 ml. Pemberian kepada anak-anak tergantung dari umur, yaitu 1/4 sampai 1/2 takaran dewasa. Diulang selama 3 hari, bila belum sembuh segera dibawa ke dokter.</p>
<p>2.	Akar Manis ( Glycyrrhiza glabra L.</p>
<p>Akar Manis 3 gram, Rimpang Kunyit 4 gram, Air 130 ml, Dibuat infus atau diseduh. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Diulang selama 14 hari. Bagi penderita yang tidak tahan panasnya kunyit, ramuan dapat ditambah air hingga encer, diendapkan dahulu kemudian diminum.</p>
<p>Peringatan</p>
<p>Takaran yang terlalu banyak dan pemakaian terlalu lama dapat mengakibatkan hipoklamia.</p>
<p>3.	Daruju ( Acanthus ilicifolium L. )</p>
<p>Akar Daruju 7 gram, Rimpang Temu Lawak segar 7 gram, Herba Meniran 7 gram, Air 130 ml, Dibuat infus. Diminum 1 kali sehari 100 ml. Diulang selama 14 hari.</p>
<p>4.	Jaringao ( Acorus calamus L. )</p>
<p>Rimpang Jaringao I gram, Rimpang Jahe 5 gram, Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh. Diminum 1 kali sehari 100 ml. Diulang selama 4 hari.</p>
<p>5.	Kelembak ( Rheum rhabarbarum L. )</p>
<p>Akar Kelembak (serbuk) 1 sendok teh, Kayu Ules 2 butir, Biji Kedawung (sangrai) 5 butir, Herba Meniran 3 pohon, Herba Pegagan 1 genggam, Air 230 ml, Dibuat inks atau diseduh. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. Diulang selama 4 hari.</p>
<p>ATAU Serbuk Kelembak I sendok makan, Sebuk Bidara Laut 1/2 sendok makan, Biji Ketumbar 3 sendok makan, Daun Saga 250 gram, Daun Asam 250 gram, Rimpang Kunyit 250 gram, Herba Pegagan 250 gram, Semua bahan diserbuk halus lalu dicampur hingga rata, ramuan diseduh dengan air 100 ml. Diminum I kali sehari I sendok makan. Diulang selama 14 han.</p>
<p>6.	Komfrei ( Symphytum officinale L. )</p>
<p>Daun Konfrei segar 5 gram, Rimpang Kunyit segar 9 gram, Air secukupnya, Dipipis. Diminum 1 kali sehari 1 cangkir. Diulang selama 14 hari.</p>
<p>7.	Kunci Pepet/Temu Kunci ( Kaempferia angustifolia Roscoe. )</p>
<p>Temu kunci 7 rimpang, Air mendidih secukupnya, Rimpang Temu kunci dipotong tipis-tipis kemudian diseduh dengan air mendidih. Diminum seperti minum teh untuk keperluan 1 hari. Diulang selama 14 hari.</p>
<p>Catatan</p>
<p>Dipasaran sering dikacaukan antara Kunci pepet (Kaeinpferia angustifolia) dan Temu putri (Kaemferia rotunda).</p>
<p>8.	Kunyit ( Curcuma domestica Val. )</p>
<p>25 gram kunyit segar + 20 gram kencur + 5 butir cengkeh direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat, 2 kali sehari.</p>
<p>9.	Lidah Buaya ( Aloe Vera Linn )</p>
<p>75 gram daun lidah buaya dikupas kulitnya + 10 gram adas + 5 butir bunga lawang direbus dengan 500 cc air tersisa 200 cc, airnya disaring + 1 sdm madu, diminum hangat-hangat 2 kali sehari.</p>
<p>10.	Pisang Batu ( Musa brachycarpa Back )</p>
<p>Pisang Batu masak 3 buah, Pisang Batu mentah beserta kulitnya I buah, Buah Pace 1 buah, Air sedikit, Pisang Batu mentah dan buah Pace diparut, kemudian diremas bersama Pisang batu masak dengan bantuan air, kemudian disaring. Diminurn 1 kali sehari 1 ramuan. Diulang selama 14 hari.</p>
<p>11.	Pulutan ( Urena lobata L. )</p>
<p>Akar Pulutan 2 jari tangan, Tepung Garut 1 sendok makan, Air 2 gelas, Dibuat infus. Diminum sebagai pengganti minum air teh.</p>
<p>12.	Putri Malu ( Mimosa pudica L. )</p>
<p>Herba Putri Malu segar 15 gram, Rimpang Temu Lawak 7 keping, Rimpang Kunyit 1 jari tangan, Air 120ml, Dibuat infus. Diminum 1 kali sehari 100 ml. Diulang selama 14 hari.</p>
<p>Peringatan</p>
<p>Tidak dianjurkan untuk ibu hamil.</p>
<p>13.	Sambilata ( Andrographis paniculata (Burm. f.) Nees. )</p>
<p>Daun Sambilata 17 helai, Air secukupnya, Cara pernbuatan, Dipipis atau diseduh. Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Apabila ramuan dibuat seduhan maka diminum 1 kali sehari 100 ml.</p>
<p>Diulang selama 7 hari. Ampas dioleskan pada tempat yang sakit.</p>
<p>14.	Sereh ( Cymbopogon nardus (L.) Reandle. )</p>
<p>3 batang sereh + 15 butir ketumbar + lengkuas direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, minum hangat-hangat 2 kali sehari.</p>
<p>15.	Temu Lawak ( Curcuma xanthorrhiza Roxb. )</p>
<p>30 gram temu lawak segar + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + 5 butir kapulaga direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat 2 kali sehari.</p>
<p>Catatan:</p>
<p>Anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas. Lakukan secara teratur. Dalam melakukan perebusan gunakan panci emael atau periuk tanah.</p>
<p>( dari berbagai sumber )</p>
<p></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><br />
<i>&#8220;Sumber :</i></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><i>Humas&#8221;</i></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=10&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/maag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=13" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rosela Merah</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/rosela-merah/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/rosela-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 06:23:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan 1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Manfaat Rosela Merah Bunga Rosela untuk Mencegah Penyakit Kanker dan Radang Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=9&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#cc0000" face="Verdana" size="2"><b>Manfaat Rosela Merah</b></font><br />
<font face="Arial" size="2"><img src="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=14" align="left" width="200" /><font color="#cc99ff"> 						<b>Bunga Rosela </b>untuk Mencegah Penyakit Kanker dan Radang<br />
</font><br />
</font></p>
<p><span id="more-9"></span><br />
<font face="Arial" size="2">Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.</p>
<p>Kelopak bunga Rosela dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.</p>
<p>Di Malaysia, Roselle juga disebut Asam paya, Asam kumbang atau Asam susur, merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis). Tumbuhan Roselle ada yang mengatakan berasal dari India tetapi ada juga pendapat yang mengatakan Roselle berasal dari Afrika Barat. Tumbuhan Roselle ini semula diperkenalkan di Malaysia sejak lebih dari tiga abat yang lampau. Di India Barat disebut dengan Jamaican Sorrel.</p>
<p>Pohon Roselle tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 &#8211; 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu. Bagian bunga Roselle yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle. Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Roselle dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Roselle diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.</p>
<p>Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman. Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.</p>
<p>Nama Lain: Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, Oseille rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Sepanyol), Karkad� (Afrika Utara), Bisap (Senegal).</p>
<p>Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.</p>
<p>Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.</p>
<p>Di India, biji Roselle digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.</p>
<p>Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji</p>
<p>Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Roselle : Gossy peptin, anthocyanin dan glucoside hibiscin</p>
<p>Kelopak segar	Dalam 100 g</p>
<p>Air	9.2 g</p>
<p>Protein	1.145 g</p>
<p>Lemak	2.61 g</p>
<p>Serat	12.0 g</p>
<p>Abu	6.90 g</p>
<p>Kalsium	1,263 mg</p>
<p>Fosforus	273.2 mg</p>
<p>Zat Besi	8.98 mg</p>
<p>Karotena	0.029 mg</p>
<p>Thiamine	0.117 mg</p>
<p>Riboflavin	0.277 mg</p>
<p>Niacin	3.765 mg</p>
<p>Asid Askorbik	6.7 mg</p>
<p>Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Roselle mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Roselle juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.</p>
<p>Manfaat kelopak bunga Roselle</p>
<p>�	Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah</p>
<p>�	Membantu proses pencernaan</p>
<p>�	Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal</p>
<p>�	Penyaring racun pada tubuh</p>
<p>�	Mencegah kekurangan Vitamin C</p>
<p>�	Melancarkan peredaran darah</p>
<p>�	Melancarkan buang air besar</p>
<p>�	Menurunkan kadar penyerapan alkohol</p>
<p>�	Penahan kekejangan</p>
<p>Penyakit yang dapat diobati :</p>
<p>�	Kanker</p>
<p>�	Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )</p>
<p>�	Batu Ginjal</p>
<p>�	Batuk</p>
<p>�	Lemah syahwat</p>
<p>�	Lesu</p>
<p>�	Demam</p>
<p>�	Tekanan Perasaan</p>
<p>�	Gusi berdarah</p>
<p>�	Penyakit kulit</p>
<p>�	Gigitan Serangga</p>
<p>�	Luka</p>
<p>�	Kurang darah</p>
<p>( dari berbagai sumber )</font> 		   	<font face="Arial" size="2"><br />
<i>&#8220;Sumber :</i></font> 		   	<font face="Arial" size="2"><i>Humas&#8221;</i></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=9&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/rosela-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nganjukkab.go.id/ina/bacattg.php?id=14" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Aromaterapy..</title>
		<link>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/aromaterapy-apa-yach/</link>
		<comments>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/aromaterapy-apa-yach/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 05:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan 1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/aromaterapy-apa-yach/</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit pengetahuan.. Seorang Aromaterapi yang berkualifikasi pasti akan memakai minyak esensial yang berkualitas dalam prakteknya sehari – hari untuk mencari dan menemukan solusi dari ketidak seimbangan yang terjadi pada fisik, psikis dan mental kliennya. Minyak esensial diserap oleh kulit melalui pori – pori apabila dibalurkan melalui pijatan , rendaman air mandi atau melalui inhalasi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=6&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellpadding="9" cellspacing="0" width="560">
<tr>
<td colspan="2">
<div align="left">Sedikit pengetahuan..</div>
<div align="left"></div>
<div align="left"><span id="more-6"></span></div>
<div align="left">Seorang Aromaterapi yang berkualifikasi pasti akan memakai minyak esensial yang berkualitas dalam prakteknya sehari – hari untuk mencari dan menemukan solusi dari ketidak seimbangan yang terjadi pada fisik, psikis dan mental kliennya.</div>
<div align="left">
<p class="textutama">Minyak esensial diserap oleh kulit melalui pori – pori apabila dibalurkan melalui pijatan , rendaman air mandi atau melalui inhalasi dengan memanaskan minyak esensial pada tungku pemanas minyak esensial.</p>
<p>Aromaterapi modern dimulai di tahun 1930, akan tetapi pemakaian minyak esensial sebagai suatu sarana penyembuhan telah dimulai beratus – ratus tahun yang lalu.</p></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="189">
<div align="center"><img src="http://www.rinapoerwadi.com/images/profile_jasmine.jpg" height="167" width="189" /></div>
</td>
<td valign="top" width="335">
<div class="textutama" align="left">Lebih dari 3000 tahun lalu bangsa Mesir kuno telah menemukan khasiat penyembuhan minyak esensial yang didapat dari tanaman obat – obatan , mereka mencatat dan membukukan informasi penemuan tersebut yang sampai hari ini tetap dipakai dan disempurnakan sesuai dengan kemajuan tehnologi.</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" class="textutama">
<p align="left"><span class="textutamabold"><a title="whatis" name="whatis"></a>Apakah Holistik Aromaterapi  ?</span></p>
<p>Disamping program edukasi ( training) dalam mengaplikasikan minyak esensial, praktisi Holistic Aromaterapi juga menggunakan dan mengkombinasikan elemen terapi natural lainnya seperti kinesiology, holistik nutrisi, healing massage, anatomi, fisiologi, konseling agar pendekatan dan proses penyembuhan dapat dilakukan dengan tepat.<br />
Praktisi Holistik Aromaterapi apabila diperlukan harus dapat merujuk kepada praktisi lain sebagai komplementari terapi agar proses penyembuhan dapat terjadi dengan sempurna.</p>
<p align="left">Holistik Aromaterapi adalah terapi komplementari yang tidak dimaksudkan sebagai pengganti terapi kedokteran apabila problema kesehatan yang harus ditangani dokter terjadi.</p>
<div align="left">Kebanyakan klien yang datang dengan keluhan –keluhan yang terjadi pada otot seperti pegal – pegal baik yang bersifat temporer atau permanent, cedera ringan pada saat berolahraga. Beberapa klien datang dengan keluhan pada kulit, insomnia , emosi yang tidak imbang yang disertai depresi ringan. Mereka – mereka inilah yang akan merasakan manfaat dari Holistik Aromaterapi.<br />
Meskipun begitu, ada juga beberapa klien yang tidak mengalami kondisi seperti yang telah disebutkan diatas, tetap ingin merasakan manfaat Holistik Aromaterapi untuk menjaga ‘well being&#8217; serta mempertahankan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.</div>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhe2302.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhe2302.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhe2302.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhe2302.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhe2302.wordpress.com&amp;blog=3075640&amp;post=6&amp;subd=dhe2302&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhe2302.wordpress.com/2008/03/19/aromaterapy-apa-yach/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d199f65570f3e1173ca1e3b2aae2d486?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rinapoerwadi.com/images/profile_jasmine.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
