30
Mar
08

Tapak Dara

Berikut ini beberapa contoh ramuan yang dihimpun dari berbagai sumber.

Tapak Dara (Catharanthus roseus L. G. Don)
tapakdara

Tanaman yang termasuk dalam famili Apocynaceae ini merupakan jenis tumbuhan dengan berbagai kandungan kimia.

Menurut Ir. Winarto, ahli tanaman obat dari Kebun Obat Karyasari, terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada seluruh bagian tanaman tapak dara. Bahkan di dalam tanaman tapak dara pun terdapat alkaloid antikanker, yaitu komponen aktif vinblastine dan leurocristine (vincristine).

Hanya saja, dijelaskan oleh Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, tapak dara sedikit bersifat toksik. Makanya, penggunaan untuk ramuan obat harus dibatasi.

“Dosisnya cukup lima bunga atau lima lembar daun,” ungkap Endah.
Semua bagian tanaman tapak dara bisa digunakan untuk membuat ramuan obat. Jenis bunga yang biasa digunakan adalah bunga putih karena sifatnya yang lebih dingin atau yin.

Tapak dara yang berbunga merah jarang dimanfaatkan. Namun, bunga merahnya biasa digunakan untuk menghentikan perdarahan.
Inilah beberapa ramuan tapak dara menurut Ir. Winarto dan Endah Lasmadiwati, yang berkhasiat mengatasi beberapa penyakit.

Diabetes
Lima lembar daun tapak dara diseduh dengan satu gelas air mendidih. Diamkan hingga dingin. Kemudian minum.

Hipertensi
Daun tapak dara kering sebanyak 6-15 gram direbus. Setelah dingin, minum.

Leukemia
Rebus lima gelas air dengan 15 gram tanaman tapak dara yang telah dicuci bersih di api kecil hingga tersisa 1-2 gelas. Setelah dingin, saring ramuan dan minum beberapa kali hingga habis dalam satu hari.

Luka baru
Lima lembar daun tapak dara ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada luka baru.

Bisul atau bengkak
Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak dara. Tempelkan pada bagian yang bengkak atau bisul.


2 Tanggapan ke “Tapak Dara”


  1. 1 di2tdrifter
    Maret 31, 2008 pukul 4:26 pm

    Hoalah, Mbak Dewi… :o

    Masak sih semua tanaman yg ada di sini pake tapak2 segala? bikin saia jadi inget jurus silat yg dipelajarin waktu SMP.

    Moso’ sih Mbak Dewi bilang itu Boso Jowo? Itu bosone wong Londo, lho, Mbak. hahaha… :D

    Teteh Dewi, ari eta teh basa Inggris, eta oge teh abdi bikinna make basa anu gampang wae atu, Teh!
    :P

  2. 2 @@
    April 3, 2008 pukul 5:25 am

    deeeeeeeeeeee….jurus silat didit yang kaya gimana yaaach apa menyerupai tanaman..heeeeee kiding dit,,,update tyuz y info tanamanya


Tinggalkan Balasan